Saya pikir, hampir semua siswa di Indonesia khususnya jarang memperhatikan hal ini. Sekolah itu buat apa sih?? sebuah pertanyaan basic yang selalu terngiang dalam fikiranku
Mau Pinter!!
Mau CARI IJAZAH!!
Mau Dapet Ilmu!!
Mau Punya banyak temen!!
Disuruh aja~
Keyword: ilmu, konsep, nilai
Tujuan utama kita menuntut ilmu dari bersekolah pada dasarnya dan seharusnya adalah mendapatkan ILMU yang bermanfaat. Dengan jutaan ilmu dengan konsep-konsep yang matang, kita dapat membuat atau mengembangkan sesuatu. sehingga pada akhirnya kita akan menjadi orang yang bermanfaat. setuju??
Namun, apa kita sadari di sekitar kita? sekolah hanya untuk ajang gengsi-gengsian, hanya untuk ajang yang sepele, banyak yang mencela sekolah. jujur saja, dulu saya juga pernah berlaku seperti itu. namun setelah saya sadar mengenai hal ini, saya tidak melakukannya lagi.
problem utama pendidikan di INDONESIA ini adalah mengenai pendidikan vs nilai tinggi.
ingat tujuan utama sekolah?? Supaya dapat ilmu (pribadiku)
namun, setelah terjun langsung ke kenyataan, kebanyakan tenaga pengajar hanya menekankan pada NILAI.
"Nilaimu kurang, REMIDI!!!"
"Kalian itu harus belajar sungguh-sungguh supaya BISA RANGKING 1 dan NILAINYA TINGGI!"
Please deh, sekolah mau cari ilmu atau nyari NILAI??
memang, tingkat kepahaman seorang itu diukur dari nilai yang dia raih. namun, jika berkali-kali dia mencoba namun ia gagal dan pengajar hanya memberikan remidi tanpa tambahan pemahaman, dan ia gagal lagi namun dipaksa naik kelas??!! oh, god
sesuatu yang tambah saya sadari lagi dan membuat saya sera siswa-siswa lain tertekan
"WAKTU KALIAN ITU SEMPIT! BESOK UDAH TPM, MINGGU DEPAN UJIAN SEKOLAH, MINGGU DEPANNYA LAGI UN!"
"CARI SEKOLAH YANG STANDARNYA BAGUS HARUS PAKE NILAI YANG TINGGI"
nilai, nilai, dan nilai yang selalu diungkit-ungkit. jika saja kebetulan seorang anak itu mendapatkan NEM yang tinggi dan dengan PDnya ia masuk ke sekolah favorit. dengan cerita seperti ini:
menjelang ujian nasional dia menghafal seluruh "rumus" tanpa memahami asal muasal ataupun bagaimana rumus itu berasal. alhasil nilainya tinggi untuk UN.
Apa di sekolahnya yang baru dia akan maju?? NO. bahkan dia akan mundur.
itu kesalahan lain. kebanyakan pengajar pula hanya mengajarkan "hafalan rumus" begitu pula siswa-siswa secara luas yang mereka hanya belajar "oh, rumusnya ini" problem diubah dikit wis bubar kabeh.
dengan mengubah konsep belajar dan mengajar serta tujuan sekolah atau belajar. kita dapat menjadi seorang yang lebih bermanfaat diluar.
seorang yang berhasil akan belajar dengan hati yang bahagia
kemampuan soft skill lah yang lebih dibutuhkan dalam pekerjaan yang berbobot daripada nilai ijazah.
jika nilai ijazahnya tinggi, namun ternyata fikiran dan inovasinya sempit, siapa yang mau menerima??
JADI, HASIL BELAJAR ITU BISA DIAPLIKASIKAN DIMANAPUN DAN DENGAN CARA APAPUN. BUKAN HANYA DIAPLIKASIKAN DI DALAM KELAS.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar